Nocturnalistic

Ini bukan karena saya keturunan kalong wewe atau wewe gombel, bukan pula sedang menjaga lilin babi ngepet, atau jadi babi ngepet nya. Saya kira begadang saya terlalu remeh jika untuk diisi dengan kegiatan seperti itu. Ini karena saya merasakan bahwa malam hari lebih menyenangkan dibanding kan siang, karena malam hari begitu sepi. Sesuatu yang tidak saya dapat di siang hari. Malam itu sejuk, ada dingin yang menusuk, dan sedikit kemirisan..saya suka yang miris, bukan yang mistis.


Malam adalah sebuah kata paliendrom, seperti katak, kodok, atau sebuah nama seperti Kasur Nababan Rusak. Di malam hari Matahari tak terlihat, mungkin malu, atau tidak mau di ekspos karena mungkin saja dia merasa dieksplotasi sehingga tidak muncul di malam hari. Maka sebagai gantinya muncul Bulan. Bulan suka ikut-ikutan Matahari, sok-sok an memancarkan cahaya padahal pinjam sama Matahari. Sebagai akibatnya Bulan kena karma, Kekuatannya dipinjam juga sama Sailor Moon, ''Dengan kekuatan Bulan, akan menghukum mu!!" begitu katanya


Dan di malam ini saya belum tidur juga, konon katanya, kalo suka begadang dan bangun siang-siang maka akan jauh dari rejeki, tapi mitos ini sudah saya confirm ke maling, satpam kompleks, babi ngepet, dukun santet, waria, wts, kalong, nyamuk, dan makhluk nocturnal lainnya bahwa mitos ini hanya berlaku lokal, karena masih ada anggota himpunan makhluk hidup yang justru produktif di malam hari. Subhanallah Luar Biasa.. Tapi ini saya bukan karena sedang produktif atau sedang sok puitis, walau sebenarnya ini bukanla puisi, ini sedang dalam rangka bulan Ramadhan, saya menunggu sahur. Lebih baik tidak tidur daripada tidak sahur.





Komentar

Entri Populer